Ciri-Ciri Kurang Gizi Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Ciri-Ciri Kurang Gizi Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Nutrisi anak menjadi kebutuhan penting bagi tumbuh kembangnya. Tanpa kebutuhan nutrisi yang cukup, akan mengganggu pertumbuhanya. Orang tua anda harus mencukupi kebutuhan nutrisinya dengan cukup. Kebutuhan nutrisi anak harus sudah terpenuhi sejak didalam kandungan. 1000 hari pertama menjadi waktu penting anda mengoptimalkan nutrisinya. Indonesia termasuk negara dengan jumlah anak kurang gizi tinggi. Supaya lebih waspada, anda harus tahu ciri ciri kurang gizi.

Pengertian Kurang Gizi Pada Anak

Kurang gizi merupakan dampak tidak terpenuhinya kebutuhan gizi anak dalam waktu lama. Banyak orang tua yang tidak menyadarinya. Mereka berpikir anak tetap aktif bergerak berarti masih sehat. Padahal anak yang aktif bergerak, bisa saja kekurangan gizinya. Kurang gizi yang buruk bisa berdampak ke penyakit infeksi, tumbuh kembang yang terganggu dan lainnya. yang terganggu pun tidak hanya tinggi atau berat badan, tapi juga perkembangan otaknya.

Secara umum kurang gizi dibagi menjadi beberapa jenis. Ada berat badan kurang (underweight), pendek (stunting), kurus (wasting) dan kekurangan vitamin mineral.

Gejala Umum Anak Kurang Gizi

Untuk memahami ciri-ciri kurang gizi pada anak, anda harus tahu gejala umumnya. Yang paling mudah dilihat memang ciri fisiknya. Seperti :

  • Pertumbuhan bayi tidak seperti bayi pada umumnya. Misalnya dua bulan berturut-turut tidak bertambah atau malah turun drastis
  • Bayi mengalami perubahan perilaku. Contohnya lebih mudah rewel dan gelisah
  • Bayi sering merasa lelah, karena kekurangan energi. Tidak seperti anak pada umumnya.

Masalah kurang gizi tidak hanya mempengaruhi perkembangan fisiknya. Bila dibiarkan terus menerus, bisa meregut buah hati anda. perlu anda pahami bahwa kurang gizi pada anak dibagi menjadi dua. Yaitu kurang gizi akut (sever acute malnutrition) dan kurang gizi sedang (moderate malnutrition). Supaya anda lebih hati-hati perhatikan tanda-tanda yang sering muncul pada anak kurang gizi.

  • Nafsu makan berkurang
  • Anak mengalami gagal tubuh. Anda bisa melihatnya pertumbuhan tinggi badan, berat badan dan keduanya di KMS
  • Kehilangan massa otot tubuh dan lemak
  • Terlihat lesu, mudah marah dan sering menangis berlebihan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Kekuatan otot tubuh mulai berkurang
  • Rambut dan kulit kering, bahkan rambut sampai rontok
  • Mata dan pipi terlihat cekung
  • Ketika terjadi luka, proses penyembuhannya lama
  • Mudah terserang penyakit dan lainnya

Untuk mencegah kurang gizi, anda harus mencukupi kebutuhannya sejak dalam kandungan. ibu hamil harus konsumsi makanan yang bergizi. Saat menyusui pun harus banyak makan makanan sehat. Lalu lanjutkan pemberian makanan padat dengan kandungan nutrisi baik. makan makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak. Serta mikronutrien pendukung lainnya. dengan begitu anak anda akan terhindar dari ciri-ciri kurang gizi.